PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Kembali menghebohkan, seekor ular piton dengan panjang sekitar satu meter, bersembunyi di plafon rumah warga Jalan Pinus Indah l No 10, Palangka Raya. Binatang melata itu berhasil dievakuasi oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), Jumat (28/2).
Menurut keterangan pemilik rumah, Novi (38), awalnya ia hendak ke toilet, sempat menoleh ke sudut atas plafon, tepatnya di depan toilet ada benda seperti batu. Namun, setelah diamati lebih serius ternyata ular piton.
“Saya tadi mau ke toilet, tidak sengaja melihat ke atas kok kaya batu, tapi batunya bergerak-gerak. Setelah diperhatikan lebih dekat, betapa kagetnya saya ternyata itu ular piton,” katanya.
Setelah melihat keberadaan ular tersebut, dan memang benar adanya ular piton, karna merasa terancam, Novi sempat menghubungi keluarganya. Keluarganya menyarankan untuk melaporkan ke Petugas Pemadam Kebakaran melalui Call Center 112.
Koordinator Call Center 112, Sucipto menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga mengenai keberadaan ular bersembunyi di sisi atas plafon rumahnya. Setelah dilakukan pengecekan ternyata benar adanya ular piton.
“Setelah tiba di lokasi, kami segera melakukan upaya pencarian dan evakuasi,” ujar Sucipto.
Tim rescue berhasil mengevakuasi ular piton dalam waktu 30 menit, proses evakuasi menggunakan peralatan safety dan tongkat khusus penjepit ular.
“Ular piton yang bersembunyi di atas plafon diduga ingin mencari mangsa beberapa ekor tikus sebelum ditemukan di sini. Oleh karena itu, tim harus berhati-hati agar proses evakuasi aman,” tambahnya.
Setelah berhasil diamankan, ular kemudian dimasukkan ke dalam karung khusus untuk kemudian dilepasliarkan ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman warga.
Sucipto mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap kemunculan hewan liar, terutama saat musim hujan yang sering kali menyebabkan ular ke luar dari sarangnya untuk mencari tempat yang lebih hangat dan makanan.
“Jika menemukan ular atau hewan liar berbahaya di sekitar rumah, warga diimbau untuk segera menghubungi Damkar melalui Call Center 112 agar dapat ditangani dengan aman,” imbaunya. dte