22 Maret Pemilihan Ulang di Barut

TABENGAN/ARNOLD PANTAU PSU- Anggota KPU RI Divisi Hukum dan Pengawasan, Ifta Rosita saat memberikan arahan ke para petugas KPPS di TPS 01 Melayu, Jumat (21/3).

+KPU RI Pantau Langsung

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Sehari sebelum pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 2 TPS di Barito Utara (Barut), Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Provinsi Kalteng meninjau langsung persiapan yang dilakukan di setiap TPS, Jumat (21/3).

Kedatangan anggota KPU RI yang didampingi pejabat KPU Provinsi dan KPU Barut awalnya meninjau langsung persiapan di TPS 04 Desa Malawaken. Setelah itu ke TPS 01 Kelurahan Melayu.

Anggota KPU RI Divisi Hukum dan Pengawasan, Ifta Rosita saat ditemui Tabengan di TPS 01 Melayu mengatakan, kedatangan pihaknya untuk memastikan bahwa persiapan PSU di Barut sudah maksimal atau belum.

“Untuk persiapannya sudah maksimal. Semoga besok (Sabtu) dapat berjalan lancar sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, saat peninjauan dilakukan di 2 TPS, pihaknya mengecek dan juga menguji kembali para petugas KPPS terkait dengan prosedur serta aturan-aturan yang harus dipatuhi dan dijalankan dalam proses pemungutan suara.

“Kita juga menguji kembali kepada KPPS apakah boleh memilih menggunakan C-pemberitahuan tanpa KTP, bagaimana pemilih yang hanya membawa KTP atau identitas diri lainnya. Bagaimana menghitung suara sah dan tidak sah serta lain sebagainya. Ternyata mereka sudah paham semuanya,” ujar Rosita.

Sementara itu, saat ditanya terkait pendistribusian C-Pemberitahuan, Rosita mengatakan hingga saat ini belum semuanya didistribusikan. Di TPS 04 Malawaken ada sekitar 40 dan di TPS 04 Melayu sekitar 80 C-pemberitahuan yang belum tersalurkan.

“Mungkin karena masih banyak di tempat kerja. Sudah kita sampaikan nanti dibuatkan berita acaranya. Dan jika besok mereka datang memilih ya tetap dilayani jika mereka membawa KTP,” tuturnya.

Pantauan di lapangan, tampak para petugas KPPS melakukan sejumlah persiapan menjelang PSU pada 22 Maret 2025. Selain itu, setiap TPS tampak aparat gabungan melakukan pengamanan secara ketat disekitar TPS dan juga wilayah setempat.

Polisi Pastikan Barut Aman saat PSU

Berkaitan dengan pengamanan menjelang PSU, Kabag Ops Polres Barut Kompol Masriyono mengatakan, optimis aman dan kondusif.

“Sampai saat ini dan besok kita pastikan aman dan kondusif,” ujar Masriwiyono.

Mantan Kasat Intelkam itu mengatakan, tim pengamanan PSU terdiri dari personel dari Polres Barut, Di-back up atau BKO dari Dit Samapta Polda Kalteng, Sat Brimob Polda Kalteng, Polres Barito Selatan, Polrest Barito Timur, Polrest Murung Raya, dan TNI Kodim 1013/Muara Teweh. Totalnya 650 orang.

Masriwiyono menjelaskan, untuk mengantisipasi potensi gangguan, pihaknya terus melakukan patroli skala besar dan dibagi ke dalam dua regu.

“Ada yang di dalam kota dan juga di Malawaken. Kita optimis aman dan kondusif,” tuturnya.

Terpisah, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, terkait PSU di Barut, Polda Kalteng menerjunkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang saat ini sudah berada di Kabupaten Barut.

“Kami menerjunkan personel BKO yang saat ini sudah berada di Barut, terutama dari Direktorat Samapta dan dari Brimon serta dari personel rayonisasi polres terdekat, tentunya Polri dalam hal ini Polda Kalteng akan melakukan pengamanan secara optimal, sehingga kegiatan PSU bisa berjalan dengan aman dan lancar,” jelas Erlan, Jumat (21/3).

Kabid Humas juga menegaskan, situasi saat ini menjelang PSU Kabupaten Barut masih dalam keadaan kondusif. Diharapkan keberlangsungan PSU pada hari H terus berjalan dengan lancar, aman tanpa ada gangguan kamtibmas.

“Untuk keamanan dengan sampai saat ini masih kondusif mudah-mudahan bisa aman dan lancar pelaksanaan PSU-nya, akan tetapi kita tetap tidak boleh underestimate terhadap situasi di sana dan tetap optimalkan pengaman dan sinergitas dengan seluruh stakeholder untuk berkomitmen tetap menjaga sitkamtibmas agar aman dan kondusif,” tegasnya.

Kabid Humas juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di Kabupaten Barut dan sekitarnya, untuk menjaga sitkamtibmas di wilayah masing-masing untuk kelancaran dan keamanan bersama.

“Tidak melakukan hal-hal yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban dan tetap waspada untuk tidak terprovokasi dengan adanya berita-berita hoaks atau tidak benar,” imbuhnya.

Erlan juga berpesan, jika ada indikasi atau menemukan yang berhubungan dengan hukum, untuk segera melaporkan kepada aparat penegak hukum terdekat, agar keamanan masyarakat tetap terus terjaga.

“Kepada masyarakat barut apabila menemukan adanya pelanggaran serta adanya tindak pidana agar segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti, Polda Kalteng terus berkomitmen memproses penegakan hukum dengan seadil-adilnya,” tutup Kabid Humas. c-old/mak